Apa dari antara kalian pernah ada yang alergi terhadap sesuatu? Biasanya alergi yang paling sering diidap oleh seseorang adalah terhadap makanan. Contohnya saja alergi terhadap seafood, kacang dan lainnya. Selain makanan tentu saja ada alergi terhadap hal lainnya, seperti terhadap debu atau bau tertentu. Namun bagaimana bila alergi terhadap teknologi? Yuk kita simak artikel berikut.
Alergi memang sesuatu yang wajar karena tidak sedikit juga orang yang mempunyai alergi terhadap sesuatu. Namun lain halnya dengan alergi terhadap teknologi. Apalagi di zaman modern sekarang ini, dimana teknologi ada dimana-mana. Di Inggris, ada seorang wanita yang mengidap alergi aneh ini, Velma Lyrae, wanita yang berusia 51 tahun ini memiliki kepekaan tertentu terhadap medan elektromagnetik.
Velma mengaku bahwa penyebab ia alergi teknologi adalah karena ia menderita sindrom hipersensitivitas elektromagnetik. Velma akan merasa sakit kepala, nyeri saraf, kehilangan memori, tinnitus, jantung berdebar-debar, vertigo dan sakit sendi jika dirinya berada di dekat medan magnet.
Pada awalnya gejala ini tak Velma rasakan. Namun lama-lama, gangguan yang dialaminya menjadi semakin buruk dari waktu ke waktu. Menurut Dr Erica Mallery Blythe gejala yang dialami Velma adalah gejala EHS (Electromagnetic Hypersensitivity Syndrome). Sindrom hipersensitif terhadap elektronik ini dapat mengganggu berbagai sistem tubuh, mulai dari gejala ringan sampai komplikasi medis.
Oleh karena itu Velma tidak dapat hidup layaknya orang kebanyakan. Sehingga Velma pun mendirikan tenda sendiri yang seperti kandang. Di dalam tenda tersebutlah Velma tidur dan melakukan aktivitas hariannya. Untuk kandang yang menurutnya nyaman ini, Velma harus membayar £800 atau Rp 12 juta.
Velma mengatakan bahwa bahan serat logam dalam jaring dapat memantulkan gelombang elektro magnetik. Nah, pantulan tersebut dapat menghentikan gejala EMS yang dideritanya. Oleh karena itu, tak heran jika Velma sering menghabiskan waktu hingga 18 jam sehari di tendanya tanpa ponsel, pengering rambut, atau WiFi. Sebagai gantinya, ia sering menghabiskan waktu dengan membaca, melakukan karya seni dan menulis surat.



Walaupun demikian, waktu Velma memang tak selalu dihabiskan di dalam tenda. Sesekali ia akan pergi keluar seperti orang lain pada umumnya. Hal ini dilakukannya untuk mengusir penat. Namun ketika pergi keluar, Velma harus memakai syal khusus agar terlindung dari gelombang elektromagnetik di sekelilingnya
sumber : odditycentral.com
No comments:
Post a Comment