Pages

Thursday, January 31, 2013

5 Ide Kreatif yang Membuat Kaya

Terkadang gagasan yang tiba-tiba muncul di kepala, walau seolah terlihat sepele bisa menjadi penemuan baru. Selain bermanfaat bagi orang banyak, juga membuat si penemu kaya raya. Ini contohnya:

1. Bette Graham - Mistake Out



Sekitar tahun 1951, Ms Graham menjadi sekretaris eksekutif yang sering mengetik dokumen penting. Agar tak usah mengulang mengetik dokumen setiap kali ada salah ketik, ia menggunakan cat putih yang ia ramu sendiri. Ternyata cat putih plus kuas kecil yang dinamakannya Mistake Out itu disukai teman-temannya juga. Akhirnya ia mendirikan pabrik Mistake Out.

Pada tahun 1972, omset usahanya sudah lima juta botol Mistake Out setiap tahunnya. Ketika ia meninggal tahun 1980, kekayaannya mencapai 47,5 juta dolar AS. Siapa sangka ide kecil itu bisa membuatnya kaya.

Mistake Out dikenal juga sebagai Liquid Paper, atau kita menyebutnya "Tipe-X".



2. Earle Dickson - Band-Aid



Capek berkali-kali menempelkan perban pada jari istrinya yang sering terluka saat mengiris makanan di dapur, Earle Dickson menemukan cara jitu. Ia menggunting kain kasa kecil lalu menempelkannya di selotip.

Dengan cara ini, kain kasa jadi mudah ditempelkan pada luka kecil. Ternyata ide yang dimunculkan pada sekitar tahun 1920-an itu cukup brilian sampai-sampai perusahaan tempatnya bekerja, Johnson & Johnson memproduksinya secara massal dan Earle Dickson sendiri diangkat menjadi wakil presiden Johnson & Johnson.



3. Albert J. Parkhouse - Gantungan Baju

Ia kehabisan cantelan jaket di dinding saat tiba di tempatnya bekerja. Albert J. Parkhouse, yang bekerja di pabrik kawat pada sekitar tahun 1903 akhirnya menemukan ide. Kawat ia bentuk oval dengan dua ujung kawat disatukan sehingga menjadi kaitan. Dengan kawat bentukan, itu ia bisa menggantungkan jaket dan mencantelkannya dengan mudah di dinding, tanpa mengganggu jaket lain yang ada di sana. Itulah awal ditemukannya gantungan baju.

Sekarang siapa yang tak membutuhkan gantungan baju? Ide kecil itu kini jadi bisnis besar. Inilah bukti bahwa masalah kecil bisa jadi ide sukses yang luar biasa.



4. Arthur Fry - Post-it


Bagaimana cara membuat catatan yang mudah ditempel, mudah dilihat, dan mudah pula dilepas? Arthur Fry punya caranya. Idenya didapat dari temannya yang memanfaatkan lem gagal (tidak lengket) sebagai bahan penempel kertas untuk menandai halaman di kitabnya.

Arthur lalu mengembangkannya menjadi produk yang belakangan dikenal sebagai Post-it.Post-it, ide kecil itu, kemudian menjadi produk andalan 3M (perusahaan yang mempekerjakan Arthur) dan menjadi bisnis besar. Kini, dunia mengenalnya sebagai "kertas catatan tempel" yang populer.




5. Toru Kumon - Kumon



Anak pertama Toru Kumon, seorang guru matematika SMA di Jepang, sulit belajar matematika. Kumon lalu membuat metode (modul) pelajaran matematika bagi anaknya agar memudahkannya memahami ilmu hitung ini pada tahun 1954. Metode itu ia namakan Metode Kumon. Ternyata dengan metode itu anaknya bisa mengikuti pelajaran matematika dengan sangat baik. Setelah itu para tetangganya ingin mencoba metode yang sama. Kumon lalumendirikan Kumon Center.

Kini sebanyak 26.000 Kumon Center berdiri di 44 negara dengan pola pengembangan jaringan franchise.

Pastinya, 5 penemu di atas bermula dari pengamatan terhadap sesuatu hal, lalu membiarkan pikiran mencari solusi. Dari sana muncullah ide. Awalnya hanya ada dalam "impian". Akhirnya kesuksesan diraih ketika bangun dan menangkap mimpi, serta menjadikannya kenyataan.


READ MORE - 5 Ide Kreatif yang Membuat Kaya

Sunday, January 27, 2013

Anak ini 5 Kali Meninggal Dalam Setahun

Lifesaver: Jolaine said having to revive her son multiple times was a terrible experience

Aaron Sweeney (3 tahun) memiliki kelainan jantung langka yang bisa membuat jantungnya berhenti berdetak hingga 7 menit saat kambuh. Sang ibu menuturkan kondisi ini pernah terjadi sebanyak 5 kali dalam setahun, karena itu Aaron sering dikatakan ‘mati’ 5 kali dalam setahun.

Saat ini Aaron dilengkapi oleh defibrilator yang melekat di kulitnya untuk membantu menghidupkan kembali jantungnya jika berhenti berdetak. Ibunya, Jolaine Clark (28 tahun) telah dilatih menggunakan defibrilator ini untuk menghidupkan anaknya kembali.


Aaron yang tinggal bersama dengan ibu dan kakek neneknya, Elaine (50 tahun) dan Joe (50 tahun) pertama kali pingsan saat ia menonton televisi di rumahnya Januari tahun lalu. Keluarga pun membawanya ke rumah sakit dan berhasil menghidupkannya kembali dan mendapatkan pengobatan penuh hingga pulih.

Tapi sayangnya saat itu dokter di Yorkhill Hospital tidak berhasil mendiagnosis keadaannya, hingga akhirnya Aaron mengalami pingsan lagi untuk kedua kalinya pada Maret tahun lalu dan berhasil dihidupkan lagi.

Barulah saat Aaron mengalami pingsan untuk ketiga kalinya dokter berhasil mendiagnosis keadaannya dengan kondisi Prolonged QT Syndrome atau dikenal dengan sebutan Sindrom kematian mendadak (Sudden Death Syndrome). Kondisi ini merupakan cacat jantung yang berkembang di dalam rahim.

“Pertama kali terjadi saya tidak tahu harus berbuat apa, itu mengerikan. Saya harus melihatnya pingsan seperti mati dan harus menghidupkannya kembali, ujar Jolaine, seperti dikutip dari Dailymail.com

Jolaine menuturkan saat ini ia sudah sedikit tenang karena telah dilatih untuk membantu menghidupkannya kembali jika ia mengalami colaps. Kondisi ini membuatnya tidak bisa kembali bekerja dan Aaron belum bisa bersekolah.

Saat ini Aaron dilengkapi dengan alat pemantau khusus jantung yang ditanamkan di dadanya pada Januari. Alat ini akan mendeteksi saat jantung Aaron gagal bekerja dan merekam kondisi medisnya.

Namun bocah laki-laki ini mengalami gagal jantung pada bulan lalu dan akan menjalani operasi pada akhir tahun. Saat ini ada defibrilator permanen yang ditanam di bawah kulitnya sehingga alat ini akan memicu secara otomatis ketika jantungnya mulai gagal.

“Dia benar-benar hebat dan selalu bahagia, ia tahu ada yang sesuatu yang salah dengan dirinya tapi ia bisa menangani dengan sangat baik. Dokter sebenarnya melarang ia untuk berlari, tapi saya tidak bisa menghentikannya,” ujar Jolaine yang tinggal di Mosspark, Glasgow.

Jolaine menuturkan meski Aaron sudah divonis dengan kelainan jantung langka, ia hidup seperti halnya anak 3 tahun yang normal. Namun ia harus melakukan check up di Yorkhill Hospital secara teratur setiap 6-8 minggu. 



sumber
READ MORE - Anak ini 5 Kali Meninggal Dalam Setahun

Monday, January 14, 2013

Yu Youzhen, Wanita Kaya Penyapu Jalan

BEIJING, KOMPAS.com - Yu Youzhen (53) bukan perempuan biasa. Warga kota Wuhan, China ini memiliki kekayaan yang luar biasa. Menurut harian South China Morning Post, Yu adalah pemilik 17 gedung apartemen di Wuhan dengan nilai aset sebesar 1,6 juta dollar AS atau lebih dari Rp 15 miliar.


Yu Youzhen (53) meski sudah kaya raya tetap mempertahankan pekerjaan penyapu jalan kota Wuhan, China, yang sudah digelutinya sejak 1998.

Namun, tak seperti orang kaya lainnya yang memilih bersantai menghitung kekayaan atau bepergian ke luar negeri, Yu tetap memilih bekerja di usianya yang sudah senja itu. Dan, pekerjaan yang dipilih Yu adalah petugas kebersihan kota dengan gaji hanya sekitar Rp 2 juta sebulan.

Sudah sejak 1998, Yu bekerja sebagai petugas kebersihan kota. Dia harus bangun sejak pukul 3.00 dini hari, lalu bekerja selama enam jam penuh membersihkan ruas jalan sepanjang 3 km dari sampah dan kotoran lainnya. Tak hanya itu, Yu harus bekerja selama enam hari dalam sepekan.



Sejatinya, Yu dan suaminya memang terlahir dari keluarga miskin dan terbiasa bekerja keras. Sejak 1980-an, Yu dan suaminya bekerja dari pagi hingga malam demi bisa menyisihkan sedikit uang.

Jerih payah mereka terbayar, ketika mereka akhirnya bisa membangun rumah tiga lantai. Nah, beberapa ruangan di rumah tiga lantai inilah yang kemudian disewakan Yu untuk warga desa yang merantau ke Wuhan.



Dengan menyewakan ruangan dengan harga 50 yuan atau sekitar Rp 75.000 sebulan, Yu bisa menyisihkan uang untuk membangun lebih banyak apartemen. Hanya dalam beberapa tahun, Yu sudah memiliki lima gedung apartemen.

Kembali ke masa kini, banyak orang tak memahami mengapa Yu, yang sudah berkelimpahan uang, tetap bekerja sebagai pembersih jalanan. Apa sebenarnya motivasi Yu mempertahankan pekerjaannya?

"Saya ingin menjadi contoh bagi putra dan putri saya. Seseorang tak bisa hanya duduk di rumah dan memakan semua kekayaannya," kata Yu menjelaskan motivasinya.

Bahkan Yu tak segan-segan memperingatkan kedua anaknya agar tak bermalas-malasan.

"Jika mereka tak mau bekerja maka saya akan serahkan semua kekayaan saya kepada negara," ujar Yu.

Dan ancaman sang ibu ternyata cukup manjur. Putranya kini bekerja sebagai pengemudi di kawasan Donghu dengan gaji sekitar Rp 3 juta sebulan. Sementara putrinya bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan dengan penghasilan hampir Rp 5 juta sebulan.
READ MORE - Yu Youzhen, Wanita Kaya Penyapu Jalan

Saturday, January 12, 2013

Cinemagraphs, Aliran Fotografi Animasi

Gambar animasi GIF yang bisa bergerak bila dikerjakan dengan sentuhan seni yang tinggi akan menghasilkan karya yang menakjubkan. Itulah yang dikerjakan seorang fotografer fashion, Jamie Beck. Ia berkolaborasi dengan seorang web designer Kevin Burg menciptakan aliran fotografi yang disebutnya "cinemagraphs".

Proses yang dilakukan Beck seperti umumnya pembuatan gambar animasi, memotret sebuah gerakan dengan banyak frame, lalu giliran Burg menggunakan software editing menggabungkan foto-foto hasil ke dalam frame video.

Tak ubahnya penciptaan animasi GIF, namun Beck dan Burg hanya memilih beberapa bagian pada subyek foto yang dibuat bergerak. Pekerjaan mereka sangat rapih, teknik path (menyeleksi bagian tertentu) seperti rambut misalnya, tentu membutuhkan ketelitian mengerjakannya. Ah, kita nikmati saja karya-karyanya di bawah ini...



















READ MORE - Cinemagraphs, Aliran Fotografi Animasi

Ibu dengan Anak Terbanyak di Dunia

Siapa gerangan wanita yang memiliki ‘jalan lahir’ dari baja? Tidak ada yang tahu pasti siapa namanya. Yang pasti ia adalah istri pertama dari Feodor Vassilyev (1707-1782), seorang petani dari daerah Shuya, Rusia. Dia melahirkan 16 pasang bayi kembar, 7 bayi triplets (kembar tiga), dan 4 bayi quadruplets (kembar empat).



Wanita ini adalah istri pertama dari Feodor Vassilyev. Entah apa penyebabnya sehingga ibu 69 anak ini meninggal bunuh diri. Lantas Feodor menikah lagi, dan hebatnya ia bisa membujuk istri keduanya untuk mengurus 69 anaknya.

Fakta yang menarik lagi, dari 69 kelahiran, yang selamat adalah 67 anak. Jika masing-masing anak saat dewasa menghasilkan 2 anak lagi (jumlah yang sangat rendah untuk ukuran jaman dahulu), dan apabila dari 2 anak tersebut menghasilkan 2 anak lagi, dan dengan perkiraaan jarak antar generasi sekitar 25 tahun, maka saat ini keturunan Feodor sudah mencapai 70 ribu orang!!

READ MORE - Ibu dengan Anak Terbanyak di Dunia
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...